Mengusung tema lentera
pengetahuan melambangkan ilmu pengatahuan yang menyinari kehidupan, dengan symbol
gunungan wayang karya walisongo yang menandakan UIN Walisongo yang menggali,
mengembangkan kearifan local, 4 simpul geometri menunjukan aspek utama UIN
Walisongo: theoantroposentris;humanisasi ilmu-ilmu keislaman, spiritualisasi
ilmu modern; revitalisasi local wisdom. Lambang kitab terbuka menandakan dasar
ilmu pengetahuan.
Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Desember 2014
Sabtu, 21 September 2013
Menteri Koperasi Motivasi Mahasiswa Berwirausaha
Semarang - Menteri Koperasi UKM RI Syarief Hasan memberi motivasi 2500 anggota koperasi mahasiswa (KOPMA) IAIN Walisongo Semarang dalam acara “Pendidikan 2500 Anggota Semangat Berkoperasi dan Wirausaha Dikalangan Mahasiswa Untuk Indonesia Mandiri”, kemarin.
Syarief Hasan mengajak mahasiswa agar berwirausaha. Menurutnya, kesadaran mahasiswa untuk berwirausaha sangat penting, sebab kesadaran itu akan berimbas baik terhadap kemajuan perekonomian Indonesia. “Saya senang bisa hadir di tengah-tengah mahasiswa yang memiliki jiwa muda untuk belajar berkoperasi dan mau berwirausaha,” tegasnya.
Ia menambahkan, kita harus mensosialisasikan bahwa salah satu usaha yang dapat mensejahterakan ialah dengan berkoperasi dan berwirausaha. Sehingga kesadaran mahasiswa dan masyarakat semakin tinggi tentang berwirausaha, maka Indonesia semakin maju dalam perekonomian seperti Cina.
“Hal yang paling terpenting bagi mahasiswa adalah harus bisa merubah mindset dari mencari pekerjaaan menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Hidup adalah perjuangan di zaman yang semakin kompetitif maka kita harus siap berkompetisi dengan yang lainya,” tambahnya.
IAIN Walisongo Rangking 4 PTAIN Terbaik TeSCA 2013
Semarang - IAIN Walisongo meraih peringkat 4 perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) terbaik pemeringkatan perguruan tinggi yang telah mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi informasi dan komunikasi atau ICT (Information and Communication Tecnology) oleh Telkom Smart Campus Award (TeSCA) Smartest Campus 2013.
Empat PTAIN yang menempati urutan TeSCA, pertama yaitu Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menempati rangking 25 indeks 3900, peringkat kedua UIN Sunan Kalijaga meraih rangking 29 dengan indeks 3796, ketiga UIN Syarif Hidayatullah Jakarta rangking 50 dengan indeks 3.288. keempat IAIN Walisongo dengan rangking 88 dengan indeks 2.822.
IAIN Walisongo meraih rangking 88 dengan indeks 2822 dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. IAIN berada dibawah Universitas Dharma Persada di peringkat 87. Hal itu bisa dibuktikan di website http://tescaindonesia.org.
Kepala Sub Bagian Humas, M Sirojuddin Munir mengatakan, pada tahun 2013 ini tim ICT IAIN sudah mengalami peningkatan. Peringkat ini berkat kerjasama semua tim ICT IAIN Walisongo. “bandwith di IAIN Walisongo sekarang sudah mencapai 105 Mbs. Kami berharap semua layanan dan kegiatan kampus harus berbasis ICT. Pada tahun 2014 rangking IAIN Walisongo diharapkan semakin meningkat. Karena tenaga ICT dengan pusat informasi dan teknologi di IAIN bekerja secara maksimal,” tandasnya.
Munir mengharapkan, kedepan semua lini di IAIN Walisongo diusahakan memprioritaskan pada pengembangan teknologi dan informasi. Semua hasil karya dosen maupun mahasiswa baik berupa artikel atau jurnal diharapkan bisa dibuatkan jurnal online. “Dan semua fakultas harus mengutamakan ICT dalam kegiatan belajar mengajar,”.
Minggu, 15 September 2013
Kamis, 05 September 2013
2.506 Maba Ikuti Pembukaan OPAK 2013
Semarang – 2.506 mahasiswa baru (Maba) mengikuti pembukaan orientasi pengenalan akademik dan kemahasiswaan (OPAK) 2013 pada Senin, (26/8) di Auditorium II Kampus III IAIN Walisongo Semarang.
OPAK tahun ini mengusung tema “Reinvensi Nalar Intelektual Pembebas Merawat dan Meruat Gerakan Mahasiswa Yang Berwawasan Kritis-Revolusioner” di handel sekitar 200 panitia dari DEMA dan SEMA IAIN Walisongo.
Kegiatan dibuka oleh Dr Musahadi Wakil Rektor I IAIN Walisongo Semarang. Serta didampingi oleh Dr Ruswan Wakil Rektor II, Dr Darori Amin, Wakil Rektor III, serta para Dekan Fakultas dan Wakil Dekan Fakultas yang ada di IAIN serta Pegawai Kemahasiswa IAIN Walisongo Semarang.
Musahadi menghimbau kepada Maba, agar mereka menjadi generasi yang lebih baik lagi. Generasi yang dapat membekali diri, guna mempersiapkan masa depan yang lebih cerah.
“Generasi muda sekarang harus bisa menjadi Agen of change. Generasi yang menjadi sumber solusi dan perubahan bukan justru menjadi sumber masalah. Maka dari itu, bersungguh-sungguhlah menunut ilmu dan tak lupa diiringi juga kecerdasan akhlak yang baik pula,” tegasnya sambil dihujani tepuk tangan mahasiswa.
Dia menambahkan, sebagai mahasiswa harus memegang teguh tri etika kampus sebagai landasan pembentukan karakter dan moral mahasiswa. “Mahasiswa IAIN harus pinter dan bener, tidak pinter saja tapi tidak bener,” tambahnya.
Ia juga meminta kepada maba agar semangat dalam belajar dimana pun berada baik di dalam kampus maupun luar kampus. “Semoga maba tahun ini harus bisa lebih maju dari pada mahasiswa sebelumnya,” harapannya.
Untuk memancing semangat maba dalam menuntut ilmu, Musahadi memberikan beberapa contoh Dosen teladan IAIN Walisongo Semarang. Ia menceritakan ada sebagian Dosen IAIN yang keluar masuk luar negeri, untuk melakukan riset dan menuntut ilmu disana yang kemudian ditularkan kepada anak didik mereka sepulang dari luar Negri.
Ketua panitia pelaksana Munadzif mengatakan, pelaksanaan OPAK tahun ini merupakan yang terbesar di kampus IAIN Walisongo Semarang.
Mahasiswa Jurusan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) itu juga menambahkan semoga dengan banyaknya Maba yang nantinya belajar di IAIN bisa membawa nama harum IAIN Walisongo. “Lagi-lagi bisa menjadi penerus generasi bagi bangsa ini,” harapannya. (Shodiqin)
Rabu, 31 Juli 2013
PT Indosat Akan Beri Beasiswa Mahasiswa IAIN
Semarang - PT Indosat tbk akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dan kurang mampu IAIN Walisongo dan pelatihan training admin network kepada tim IT yang ada di IAIN Walisongo Semarang.
Beasiswa bagi mahasiswa berprestasi akan kami tindak lanjuti sesuai kapasitas yang akan Indosat berikan,” papar Direktur IE Indosat Jakarta, Fahri Santoso. Fahri didampingi Kepala Regional Sells Hary Sukmono, kepala Indosat Jateng Wasis Ari.
Fahri mengatakan, kami dari Indosat memiliki program CSR di bidang pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan kami wujudkan dengan beasiswa.
Beasiswa yang kami berikan sebagai ungkapan terima kasih kepada IAIN yang sudah menggunakan layanan product corporate maupun seluler dari Indosat. Training admin network itu nanti juga kami lakukan sebagai peningkatan layanan dan bukti kerjasama PT Indosat dengan IAIN Walisongo Semarang, Senin (29/7).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr H M Darori Amin mengharapkan adanya support dari Indosat, karena beasiswa nanti sangat bermanfaat begi mahasiswa. Beasiswa yang diberikan Indosat nanti akan kami salurkan kepada yang berhak menerimanya. “Kami sudah menerima banyak beasiswa, diantaranya dari PT Djarum, PT Sidomuncul, Bank Indonesia, PT Gudang Garam, dan yang lainnya,” tandasnya.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Dr H Ruswan menyampaikan terima kasih banyak kepada Indosat. “Berkat kerjasama dengan Indosat IT dan akses internet di IAIN semakin berkembang. IT di IAIN sekarang memiliki kecepatan 105 Mbs dari semula hanya 19 Mbs,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelas ribu mahasiswa IAIN sekarang sudah dipermudah dengan akses yang lebih cepat. Sehingga mereka mudah dalam mencari tugas lewat internet. “Karena pendidikan dan pembelejaran sudah berbasis IT,” jelasnya.
Kamis, 18 Juli 2013
Petidam Thailand Kirim Mahasiswa ke IAIN Walisongo
SEMARANG, IAIN Walisongo Semarang menjalin kerja sama dengan Pengajian Tinggi Islam Daarul Maarif (Petidam) Patani Selatan Thailand. Dalam kerja sama tersebut Petidam mengirim 11 mahasiswa untuk belajar Agama Islam di IAIN Walisongo, Rabu (17/7).
Jalinan kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak di ruang sidang rektorat kampus setempat. Adapun, hal itu dilakukan oleh Rektor IAIN Walisongo Prof Dr Muhibbin Noor dengan Ketua Petidam, H Muhammad bin Abdurrahman BA, dan didampingi Kepala Bagian Kerjasama dan Kelembagaan IAIN Walisongo, Drs H Sholih MAg serta Wakil Rektor III, Dr H M Darori Amin.
Ketua Petidam, H Muhammad bin Abdurrahman BA mengatakan, kerjasama tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas pendidikan. "Disamping itu kami juga hendak membina hubungan antar kelembagaan," ungkapnya.
Bersamaan pelaksanaan MoU, Petidam juga hendak mengirimkan 11 siswa dari Thailand untuk kuliah di IAIN Walisongo.
Rektor IAIN Walisongo, Prof Dr Muhibbin Noor menyampaikan, pihaknya akan memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa Petidam tersebut. "Mereka (mahasiswa Thailand,red) dapat belajar Ilmu Agama Islam tanpa biaya. Harapan kami, semoga beasiswa yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan mengajarkan mereka tentang Islam yang damai dan toleran," katanya.
Disamping itu, lanjut dia, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif demi kemajuan kedua lembaga.
Rabu, 10 Juli 2013
Dahlan Iskan, dari Drop Out menjadi Doktor
SEMARANG, suaramerdeka.com - Penganugerahan gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) kepada seseorang, tentu didasari pada kenyataan empiris peran dan keterlibatan seseorang tersebut di dalam pengembangan ilmu dan menjadi kekuatan disiplin keilmuan di dalam suatu lembaga pendidikan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Prof Dr Nur Syam Msi yang juga sebagai ketua tim promotor dalam acara Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) Bidang Komunikasi dan Penyiaran Agama Islam kepada H Dahlan Iskan di Kampus 3 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang, Senin (8/7).
"Ada tiga pertimbangan yang dijadikan dasar penganugerahan, yaitu karena sosok beliau yang inspiratif karena dengan latar belakang dari mahasiswa drop out berubah menjadi sosok yang mengagumkan, talenta menulisnya yang baik, dan beliau sebagai pengambil kebijakan dan implementator program yang baik," ungkap Nur.
Nur juga menambahkan, selain sebagai alumni IAIN, sosok Dahlan Iskan sering menggunakan bagan analisa agama dalam memecahkan sebuah problematika.
"Misalnya ketika melihat BUMN yang berkeinginan untuk memanfaatkan idle capacity, maka beliau menganalogikan dengan bahasa agama," imbuh Nur.
Prof Dr H Muhibbin Mag sekaligus sebagai Rektor dari IAIN Walisongo Semarang, pada acara tersebut mengungkapkan harapannya kepada H Dahlan Iskan usai menerima gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa).
"Semoga kiprah beliau kedepannya akan lebih meningkat dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," kata Muhibbin.
Saat orasinya, Dahlan Iskan mengaku terkejut atas gelar kehormatan yang diberikan kepadanya.
"Penganugerahan ini menurut saya sangat mengejutkan. Karena saya dulunya hanyalah mahasiswa drop out dari IAIN Sunan Ampel cabang Samarinda," tutur Dahlan.
Dalam acara tersebut hadir pula Para pejabat di lingkungan Agama Republik Indonesia, para Rektor dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, serta beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.
Minggu, 23 Juni 2013
FITK Gelar Reuni Akbar 40 Generasi
Semarang - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar reuni akbar 40 generasi di halaman gedung Q FITK, Minggu (23/6). Kegiatan dibuka Plt Walikota Semarang, Hendi Hendrar Prihadi, sekaligus menyerahkan tropi festival anak soleh dari walikota kepada pemenang.
Kegiatan dengan tema ”Merajut Silaturahmi, Membangun Negeri” itu dihadiri seluruh alumni dari angkatan 1973 sampai angkatan 2008 dihadiri Rektor IAIN Waliosongo, Prof Dr Muhibbin M Ag, Wakil Rektor I, Dr Musahadi dan Wakil Rektor II, Dr Ruswan.
Rangkaian acara reuni akbar diantaranya Festival Anak Saleh diisi dengan berbagai lomba, di antaranya Mewarnai & Menggambar tingkat TK/RA/BA, Menari tingkat MI/SD, Tilawatil Qur’an TPQ, dan Pidato Bahasa Jawa, Arab, Inggris dan Jawa tingkat MTs/MA.
Turut serta meramaikan pameran pendidikan, acara pameran dimeriahkan dengan pameran produk dari mahasiswa berbagai jurusan seperti Tadris Kimia, Fisika dan bermacam Bazar buku, pakaian, mebel, jajanan, makanan, baik dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FITK maupun dari pihak luar diantaranya Universitas Wahid Hasyim dan PT Namira Aulia Mulia, dan sebagainya.
Dekan FITK, Sujai dalam sambutannya berharap setelah terselenggaranya acara ini terjalin silaturahim dengan para alumni FITK dan masyarakat Semarang. “Saya ingin warga tahu bahwa di ngaliyan ada FITK”
Dia menambahkan, Alumni FITK mayoritas menjadi guru, artinya para alumni turut mencerdaskan generasi muda yang bermoral dan berkarakter. “kaitannya dengan kurikulum baru, FITK menghimbau kepada alumni untuk mendidik secara professional serta mementingkan pendiidikan karakter dan moral siswa,” ungkapnya.
Menurut Kepala Prodi Studi Islam Pascasarjana Fatah Syukur, yang juga Ketua Panitia dalam acara itu mengatakan, berbagai lomba yang diselengarakan FITK diniatkan untuk memberikan apresiasi terhadap keterampilan yang dimiliki anak-anak agar mampu terus berkembang. ”Anak-anak perlu diperhatikan dan disiapkan dengan baik agar menjadi generasi bangsa yang hebat”
Label:
kampus
Lokasi:semarang
Semarang, Semarang City, Central Java, Republic of Indonesia
Jumat, 21 Juni 2013
Kurikulum Baru Masih Belum Siap
SEMARANG, suaramerdeka.com - Kurikulum baru yang nanti akan diimplementasikan tahun ajaran baru nanti dinilai masih belum siap. Kalo secara konsep memang banyak keunggulan, akan tetapi secara implementasi banyak persoalan.
Apalagi jika didalamnya banyak terjadi muatan politis.
Hal itu disampaikan ketua PB PGRI, Dr Sulistyo MPd dalam Seminar Nasional bertajuk "Tafsir Kurikulum Baru Pendidikan Bermutu bersama Habiburrahman Al-Shirazy", yang digelar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo, Jum'at (21/6) di Aula II kampus 3 IAIN.
"Padahal inti dari kurikulum adalah kesiapan guru dalam mengimplementasikannya. Yang menjadi persoalan lagi bagaimana caranya mengajarkan materi IPA dan IPS pada mata pelajaran Bahasa Indonesia," tandasnya mantan rektor IKIP PGRI Semarang tersebut.
Menurutnya, memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan harus dimulai dengan memperbaiki dan meningkatkan kualitas guru, jadi bagi saya tidak perlu merubah kurikulum, yang terpenting meningkatkan kualitas guru masa depan serta memberi kelayakan gaji bagi yang guru kontrak dan honorer.
Sementara itu habiburrahman El-Shirazy mengatakan, pendidikan karakter sangat penting dalam pendidikan. Pendidikan karakter ini sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW dengan teladan kemuliaan akhlaknya.
Seminar dibuka Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr Sujai MAg. Serta dihadiri kepala sekolah dan guru dari RA, SD, SMP, SMA sederajat di Semarang.
Rabu, 15 Mei 2013
Dahlan Tularkan Kecintaan Berbisnis pada Mahasiswa
SEMARANG, -Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan kuliah Umum kewirausahaan di IAIN Walisongo Semarang, Rabu (15/5) di Auditorium Kampus 3 IAIN Walisongo.
Dalam kuliah umum bertema "Membangkitkan Jiwa Wirausaha di Era global" tersebut, Dahlan Iskan mengajak para mahasiswa untuk berwirausaha. Menurut dahlan Ekonomi Indonesia akan maju sepuluh atau dua puluh tahun ke depan.
"Dulu orang tidak percaya pendapatan perkapita masyarakat indonesia akan naik 3000 US dolar seperti sekarang,dan sekarang kita tidak tau sepuluh tahun kedepan bisa jadi naik sampai 10.000 US dolar dan tiu artinya Indonesia akan menjadi negara maju," katanya.
Mantan Direktur PLN tersebut juga sempat berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Dia memanggil 13 mahasiswa yang sudah memulai wirausaha kedepan panggung untuk menceritakan seputar bisnisnya.
"Dari 13 orang tidak satu pun yang bisnisnya tidak sama, itu artinya betapa luasnya bidang bisnis itu, tidak terbatas. Kemudian dari 13 mahasiswa ini hanya dua yang orang tuanya pebisnis," katanya.
Menurutnya, bisnis itu tidak harus darah bisnis dan untuk memulai bisnis juga tidak harus lulus kuliah, tidak terbatas usia, dan bisnis tidak harus punya modal besar.
"Saya percaya bisnis bisa ditularkan tetapi tidak diturunkan. saya yakin Mahasiswa ini bisa, karena Proses penularan ini penting syaratnya masing masing saling menular. Inilah yang akan menguasai ekonomi Indonesia, karena mereka sudah siap untuk meraih kue ekonomi tersebut," lanjut Dahlan memotivasi mahasiswa.
Dahlan menambahkan Lebih baik melakukan sesuatu yang kecil tetapi sudah tau apa yang akan dilakukan daripada berencana melakukan sesuatu yang besar tetapi tidak tau apa yang nanti akan dilakukan.
Dahlan menambahkan Lebih baik melakukan sesuatu yang kecil tetapi sudah tau apa yang akan dilakukan daripada berencana melakukan sesuatu yang besar tetapi tidak tau apa yang nanti akan dilakukan.
"Bisnis itu, pilih salah satu, tekuni, kalau sudah sukses baru cari yang lain. Itu adalah tauhid perusahaan, karena inti dari tauhid adalah mengesakan atau fokus. kalau tidak fokus berarti tidak mengesakan dan itu berarti musyrik, namanya musyrik perusahaan," jelas dahlan yang Langsung disambut tawa dan riuh tepuk tangan hadirin.
Kuliah Umum tersebut disambut antusias. Ribuan mahasiswa memenuhi auditorium kampus 3 IAIN Walisongo.
Kuliah Umum tersebut disambut antusias. Ribuan mahasiswa memenuhi auditorium kampus 3 IAIN Walisongo.
Jumat, 20 Mei 2011
Konversi IAIN ke UIN Walisongo Tidak Lama Lagi
Cita-cita Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo nampaknya tidak lama lagi akan segera terealisasi, apabila dalam pengajuan usulan perubahan ke Universitas Walisongo itu telah memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah ditentukan, tentunya dengan memperhatikan penjaminan mutu, dan hal ini menjadi salah satu pembahasan yang dipaparkan dalam Seminar Nasional dengan tema “Konversi IAIN ke UIN Walisongo” yang diselenggarakan Selasa (26/4), bertempat di Auditorium I lantai I IAIN Walisongo. read more....
Langganan:
Postingan (Atom)